Sosok Fazriyadi, Siswa Berprestasi dengan Kehidupan yang Penuh Perjuangan
Fazriyadi, seorang siswa kelas XII-12 SMAN 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hari ini menerima bantuan motor dari seseorang yang dikenal sebagai konten kreator sekaligus pegiat otomotif. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Fazriyadi dalam berangkat ke sekolah.
Fazriyadi adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ia tinggal bersama keluarganya di kawasan Sungai Lulut, Kabupaten Banjar. Kedua orang tuanya bekerja sebagai pedagang ikan samu, yaitu ikan sungai yang diasinkan dan dikeringkan. Setiap hari, mereka berkeliling pasar untuk menjajakan dagangannya demi memenuhi kebutuhan hidup Fazriyadi dan adik-adiknya.
Sebagai sosok yang lugu dan sederhana, Fazriyadi menjawab pertanyaan dengan singkat dan tanpa bertele-tele. Sebelumnya, ia berangkat sekolah menggunakan sepeda miliknya yang sudah rusak. Akhirnya, pihak sekolah memberikan satu unit sepeda baru untuk Fazriyadi.
Kehidupan sehari-hari Fazriyadi cukup berbeda dari siswa pada umumnya. Sepulang sekolah, ia memilih beristirahat untuk menyimpan tenaga. Malam harinya, ia turun ke sungai untuk mencari ikan menggunakan hancau, alat tradisional yang biasa digunakan warga sekitar. Hasil tangkapannya dijual ke pasar, membantu meringankan beban orang tuanya.
“Mencari ikan untuk dijual ke pasar. Menggunakan hancau, Pak. Kalau cari ikan itu begadang, bisa sampai jam sembilan atau sepuluh malam baru pulang,” ujar Fazriyadi.
Meski memiliki rutinitas yang cukup berat, Fazriyadi tetap menunjukkan prestasi di bidang akademik. Ia pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi di tingkat kota, serta Lomba Akuntansi hingga berhasil mencapai babak semifinal.
“OSN baru sampai tingkat kota saja. Kalau lomba akuntansi itu sampai semifinal,” katanya singkat.
Arjudin, S.Pd., M.I.Kom., Kepala SMAN 7 Banjarmasin, menilai sosok Fazriyadi yang menunjukkan minat kuat di bidang ekonomi. Menurutnya, hal tersebut mungkin disebabkan oleh kesehariannya yang penuh tantangan.
“Melihat Fazriyadi, sepertinya ia memang condong ke arah ekonomi. Mungkin karena termotivasi dari kesehariannya,” ujar Arjudin.
Hari ini, Fazriyadi dikabarkan menerima bantuan sepeda motor dari Ladislao, sebuah bentuk dukungan yang sangat berarti bagi dirinya. Sepeda motor tersebut rencananya akan digunakannya untuk berangkat ke sekolah, menggantikan sepeda yang selama ini ia pakai.
“Iya senang sekali, saya akan gunakan untuk berangkat ke sekolah,” ucap Fazriyadi dengan wajah berseri.
Perjalanan Hidup yang Penuh Ketekunan
Fazriyadi tidak hanya menjadi contoh bagi teman-temannya di sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dengan kehidupan yang penuh tantangan, ia tetap berusaha untuk meraih kesuksesan. Hal ini terlihat dari prestasi-prestasinya di bidang akademik.
Beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilannya antara lain:
- Kedisiplinan: Fazriyadi selalu mematuhi jadwal harian, baik dalam belajar maupun dalam kegiatan sehari-hari.
- Motivasi dari Keluarga: Orang tua yang bekerja keras memberikan motivasi untuk terus berjuang.
- Keinginan untuk Belajar: Meskipun memiliki kesibukan, Fazriyadi tetap menunjukkan ketertarikan pada pelajaran ekonomi dan akuntansi.
Dengan bantuan motor yang diterimanya, Fazriyadi diharapkan dapat lebih mudah dalam berangkat ke sekolah dan memiliki waktu yang lebih efisien untuk belajar.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.