Fokus Quartararo pada Yamaha, Dovizioso Belum Cukup Sebagai Pembalap Uji

·

·

Pembalap Yamaha MotoGP Mengakui Kesulitan yang Dihadapi

Para pembalap tim Yamaha MotoGP mengakui bahwa mereka sedang mengalami masa yang sulit. Dua pembalap dari Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins, masih dalam situasi yang tidak mudah.

Fabio Quartararo menekankan pentingnya peran orang-orang yang lebih berpengalaman dalam membantu tim. Ia menyebutkan bahwa Andrea Dovizioso, yang kini menjadi pembalap penguji dan pengembangan motor V4 YZR-M1, dapat memberikan informasi berharga kepada para insinyur.

Quartararo percaya bahwa Dovizioso adalah mantan pembalap yang bisa diandalkan untuk memberikan masukan kepada tim. Ia mengatakan, \”Saya pikir Yamaha bisa mendapatkan informasi darinya untuk para insinyur.\” Namun, ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan orang yang benar-benar ingin Dovizioso terlibat sepenuhnya.

\”Namun, saya bukan orang yang benar-benar menginginkan Andrea 100 persen,\” ujarnya. Quartararo menambahkan bahwa seharusnya Dovizioso tidak hanya sekadar sebagai pembalap penguji. \”Saya pikir Yamaha perlu menggunakan dia (Dovizioso) lebih dari sekadar pembalap penguji,\” katanya lagi.

Ia juga menyebut bahwa Augusto Fernandez telah melakukan pekerjaan yang hebat. \”Tetapi juga lebih ke aspek-aspek lain dan inilah yang saya tekankan khususnya kepada Yamaha,\” ujar Quartararo.

Kekuatan Tim dan Usaha Bersama

Sementara itu, Alex Rins mengakui bahwa dirinya dan seluruh kru tengah bekerja keras untuk melakukan perbaikan. \”Kami bekerja sangat keras untuk mencapai perbaikan-perbaikan ini, dan kadang-kadang kita merasa sedikit kebingungan,\” kata Rins.

Ia menambahkan bahwa jika dibandingkan dengan tim lain, saat ini mereka mungkin yang paling kesulitan. \”Oke. Misalnya, ya. Jika kita bandingkan dengan yang lain, mungkin sekarang kita yang paling kesulitan.\”

Namun, Rins tetap optimis dan menekankan pentingnya semangat untuk terus maju. \”Tapi seperti yang kamu katakan, kita perlu memiliki semangat untuk terus maju dan tidak menyerah,\” ucap Rins.

Rins juga menyebut bahwa pembalap dan kru adalah manusia biasa, bukan mesin. \”Kita, kita adalah manusia, bukan mesin. Dan kita, ya, kita punya potensi untuk tetap bersama dengan hal-hal lain,\” katanya lagi.

Ia menjelaskan bahwa tidak berarti mereka lupa bagaimana membuat motor cepat. \”Maksud saya, bukan berarti kita lupa bagaimana kita bisa mencoba membuat motor cepat, kan?\”

\”Ya. Jadi, ini sangat menuntut bagi pikiran dan tubuh untuk selalu berada di 100 persen. Tetapi ya, ada banyak kerja keras di baliknya,\” ujar Rins.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »