Pemerintah Dorong Industri Motor RI Siap Hadapi Perubahan Teknologi

·

·

Perkembangan Teknologi dan Tantangan di Industri Otomotif Roda Dua

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menekankan pentingnya kesiapan industri otomotif roda dua dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan yang semakin cepat. Ia menyatakan bahwa pemerintah memiliki harapan besar agar sektor ini mulai menyusun peta jalan atau road map yang lebih ketat untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Ada semacam harapan dari pemerintah bahwa kita ingin industri sektor otomotif terutama kendaraan roda dua mulai menyusun road map yang lebih ketat,” ujar Faisol saat ditemui di Tangerang beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa disrupsi yang dihadapi industri akan semakin besar seiring dengan perkembangan teknologi informasi, terutama teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mengubah proses produksi dan model bisnis.

“Karena kita menghadapi disrupsi yang akan lebih besar lagi dengan perkembangan teknologi informasi, terutama yang berbasis AI,” tambahnya.

Langkah Penting untuk Kesiapan Masa Depan

Menurut Faisol, langkah ini penting agar industri otomotif roda dua siap menghadapi berbagai kemungkinan di masa mendatang. Pemerintah ingin para pelaku usaha dapat beradaptasi lebih cepat.

“Sehingga industri atau para pelaku usaha bisa siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang,” jelas Faisol.

Ia memberikan contoh, negara-negara lain sudah mulai mengembangkan kendaraan nirawak untuk beroperasi di jalanan. Bukan tidak mungkin teknologi serupa akan diterapkan pada kendaraan roda dua di masa depan.

Road Map untuk 10 Tahun ke Depan

Faisol menyebut, road map tersebut bisa disusun dengan target pencapaian dalam 10 tahun ke depan. Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah fase transisi dan konsolidasi selama dua hingga tiga tahun mendatang.

“Paling tidak road map ini bisa disiapkan dalam 10 tahun yang akan datang, yang mungkin kita harus bagi dalam tiga fase, yaitu fase transisi dan konsolidasi, barangkali ini kurang lebih 2-3 tahun ke depan,” ujarnya.

Fase Transisi dan Konsolidasi

Pada fase ini, industri perlu memantapkan proses bahan baku dan ekosistem pendukung. Meski industri mesin pembakaran dalam (ICE) masih kuat, percepatan teknologi akan menjadi tantangan tersendiri.

Fase Akselerasi dan Pertumbuhan

Yang kedua adalah fase akselerasi dan pertumbuhan yang akan diwarnai perkembangan teknologi informasi. Faisol menilai, proses produksi akan semakin terintegrasi dengan teknologi digital dan kebutuhan infrastruktur seperti swap station untuk kendaraan listrik.

“Yang kedua fase akselerasi dan pertumbuhan, saya kira kita juga akan mengalami pertumbuhan yang akan sedikit berbeda ketika teknologi informasi sudah menjadi bagian penting di dalam proses produksi sektor otomotif roda dua,” ungkapnya.

Fase Kemandirian dan Kepemimpinan

Fase terakhir adalah kemandirian dan kepemimpinan industri dalam satu dekade mendatang. Indonesia diharapkan bisa menjadi kekuatan baru di sektor otomotif roda dua dengan teknologi masa depan.

“Dan yang terakhir kita berharap di fase 10 tahun terakhirnya adalah fase kemandirian dan kepemimpinan di mana kita bisa menjadi kekuatan baru di dalam industri otomotif sektor dan untuk kendaraan roda dua,” tutup Faisol.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »