Platform Review MBG: Sarana Partisipasi Masyarakat dalam Evaluasi Kualitas Makanan Gratis
Indonesia Food Security Review (IFSR) baru saja meluncurkan platform baru bernama https://reviewmbg.id/ yang dirancang untuk memberikan ruang bagi siswa, orang tua, maupun masyarakat luas untuk memberikan ulasan terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Platform ini diharapkan menjadi alat yang dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai penyajian menu MBG di berbagai daerah di Indonesia, bukan hanya dari sudut pandang pemberitaan media.
Executive Director ISFR, Glory Harimas Sihombing, menjelaskan bahwa melalui Review MBG, para penerima manfaat seperti murid, guru, dan orang tua bisa menyampaikan tanggapan mereka terkait kualitas menu. “Di Review MBG ini kita harapkan para penerima manfaat baik anak-anak murid, guru juga, kemudian orang tua, yang merasakan dan melihat menunya, mereka juga bisa memberikan feedback (ulasan) baik yang buruk atau baik,” ujarnya.
Glory menambahkan bahwa selama ini masyarakat seringkali hanya melihat sisi negatif dari MBG yang muncul di media sosial, misalnya berita terkait kasus keracunan. Padahal di lapangan, banyak pula Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mampu menyajikan makanan sesuai selera dan disukai penerima manfaat.
Lebih jauh, Glory menjelaskan bahwa ribuan relawan SPPG setiap hari bekerja keras memastikan menu MBG tersaji untuk jutaan anak. Namun, menurutnya, usaha ini jarang mendapatkan apresiasi yang memadai. “Sedih ketika kita melihat ada puluhan ribu relawan SPPG yang memang sudah bekerja keras setiap hari memberikan makan jutaan anak namun tidak diapresiasi, sehingga kami membuat platform yang bisa memberikan informasi secara natural, organik, dan objektif, kira-kira makanan-makanan yang disajikan di SPPG seluruh Indonesia seperti apa,” paparnya.
Platform Review MBG juga dirancang agar SPPG di seluruh Indonesia dapat ikut menilai, melihat, sekaligus mengakses hasil ulasan. Konsepnya serupa dengan fitur ulasan yang terdapat pada Google Review, sehingga masyarakat dapat mengetahui kualitas menu di berbagai daerah.
Meski demikian, Review MBG tidak hanya menampilkan sisi positif saja. Setiap ulasan negatif atau kritik yang diberikan tetap akan ditampilkan agar dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam memperbaiki kualitas menu MBG ke depan. “Apabila memang ada ulasan-ulasan buruk, kita akan segera laporkan dan berkoordinasi dengan BGN agar segera ditindaklanjuti secepatnya guna mencegah kejadian luar biasa, sebelum ada korban,” ucap Glory.
Peran Masyarakat dalam Evaluasi Program MBG
Perwakilan Tim Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Fatimah Zahrah Santoso, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat untuk turut memberikan masukan dalam penyelenggaraan MBG. Hal ini, menurutnya, dapat mendukung peningkatan kualitas program. “Melalui Review MBG, program prioritas Presiden bisa terpantau karena BGN membutuhkan masukan dan evaluasi. Selain itu perbaikan menu MBG tersebut sangat menarik karena dapat menjadi referensi bagi ahli-ahli gizi untuk merinci jenis-jenis menu ideal yang disukai anak-anak,” kata Fatimah Zahrah Santoso.
Keberadaan Review MBG diharapkan menjadi sarana transparansi publik yang memperlihatkan kondisi nyata penyajian makanan di lapangan. Dengan begitu, evaluasi terhadap kelemahan maupun keberhasilan program bisa lebih terukur. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam memberikan penilaian juga dapat memperkuat pengawasan bersama atas kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak.
Evaluasi berbasis ulasan ini memungkinkan pemerintah mengambil langkah tepat dan cepat dalam meningkatkan standar menu MBG. Dengan hadirnya Review MBG, masyarakat kini memiliki kesempatan luas untuk berpartisipasi aktif, sekaligus ikut mendukung terjaganya kualitas gizi anak-anak di Indonesia. Platform ini menjadi bagian penting dari sinergi antara pemerintah, penyedia layanan, dan penerima manfaat.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.