Keracunan MBG di Garut Berulang, Dapur SPPG Pernah Ditegur DPR

·

·

Tragedi Keracunan di Kecamatan Kadungora

Tragedi keracunan makanan kembali terjadi di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Ratusan pelajar dari beberapa sekolah, termasuk SMPN 1 Kadungora dan SMA Annisa, mengalami gejala parah seperti mual, muntah, diare, hingga sesak napas. Mereka mengonsumsi menu dari program Menu Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Menu MBG yang dikonsumsi saat itu terdiri dari nasi, daging sapi berbumbu, kacang edamame, kol, timun, pisang berukuran kecil, dan susu bantal cokelat. Salah satu korban, Rahmawati (14), mengatakan merasa aneh saat meminum susu tersebut. \”Rasanya aneh, runyam di mulut,\” ujarnya saat dimintai keterangan.

Ironisnya, dugaan kuat mengarah pada salah satu SPPG di Kadungora sebagai penyedia makanan. Ternyata, SPPG tersebut sempat mendapat teguran keras dari Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, beberapa hari sebelum insiden ini terjadi.

Anggota Komisi IV DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan, membenarkan informasi ini dari Satgas Badan Gizi Nasional (BGN). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, juga mengonfirmasi. \”Benar, SPPG tersebut yang dikunjungi Pak Cucun. Jadi kan ada dua SPPG di Kadungora, satu Al Bayyinah, satu lagi yang ini,\” kata Syakur.

SPPG Disorot Soal Porsi dan Sanitasi Dapur

Kunjungan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal bersama perwakilan dari Kemenkes dan BGN dilakukan pada Jumat, 26 September 2025, menyusul kasus keracunan pertama. Saat kunjungan, Cucun menyoroti langsung kualitas dan higienitas dapur SPPG tersebut. Ia mempertanyakan ukuran pisang yang dinilai terlalu kecil. \”Ini pisang segede gini? Berapa kali dikasih? Ini enggak manusiawi,\” kritik Cucun dalam rekaman pertemuan.

Meskipun pengelola beralasan porsi pisang kecil dikompensasi anggaran tambahan protein hewani, Cucun tetap meragukan kualitas dan kuantitasnya. Lebih lanjut, kondisi dapur juga mendapat kritik serius. \”Sanitasinya, higienitasnya, pembuangan airnya, semuanya perlu dipertanyakan. Saya minta satu bulan harus ada perbaikan. Padahal ini sudah beroperasi sejak Januari,\” tegas Cucun.

Temuan ini menunjukkan bahwa menu dan kondisi yang dikritisi DPR tidak mengalami perbaikan, dan menu itulah yang kembali dikonsumsi oleh ratusan siswa hingga menyebabkan kasus keracunan kedua.

Pemkab Garut Tetapkan Status KLB

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyesalkan insiden ini. Sebagai respons, pihaknya telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) dan mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara dapur SPPG yang terlibat. Lebih lanjut, bupati berusia 57 tahun ini memastikan penyelidikan dan penanganan akan terus dilakukan.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »