Pengawasan Kualitas Bahan Baku Dapur MBG oleh Gubernur Mirza

·

·

Pentingnya Kedisiplinan dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya kedisiplinan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pemasok bahan baku dalam menjaga kualitas makanan yang diberikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan saat ia melakukan peninjauan ke dapur MBG Musi Raya di Rajabasa, Bandar Lampung, pada Kamis (2/10).

Menurut Gubernur Mirza, selama tujuh bulan pertama pelaksanaan MBG, Lampung mencatatkan zero insiden meskipun telah menyediakan puluhan juta porsi makanan. Namun, sejak Agustus hingga September, tercatat tujuh kasus luar biasa akibat penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang tidak dilakukan secara sempurna.

“Selama tujuh bulan tidak ada kejadian luar biasa di seluruh Provinsi Lampung, padahal sudah puluhan juta porsi yang disalurkan. Ini bukti bahwa kalau protokol MBG dijalankan dengan baik, tidak ada masalah. Tapi kalau sedikit saja tidak sesuai, maka ada potensi kejadian luar biasa,” ujar Gubernur Mirza saat diwawancarai, Kamis (2/10).

Fokus pada Penerapan Protokol di Lapangan

Gubernur Mirza menegaskan bahwa masalah bukanlah pada sistem, dapur, atau mekanisme program, melainkan pada penerapan protokol di lapangan. Ia mengatakan bahwa selama tujuh bulan program ini berjalan lancar. Ratusan dapur dan jutaan porsi tidak ada masalah. Hanya dalam satu bulan terakhir ini muncul kejadian luar biasa karena ada protokol yang dijalankan tidak sempurna.

Ia menekankan pentingnya penyimpanan bahan baku yang benar agar tidak menimbulkan risiko. “Bahan yang masuk harus berkualitas, tidak berair, tidak berubah warna, dan tidak berbau. Kalau penyimpanan dan pengecekan dilakukan sesuai prosedur, insya Allah aman,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa bahan baku harus melalui setidaknya tujuh tahap pengecekan, mulai dari masuk penyimpanan, keluar penyimpanan, dipotong, disiapkan, dimasak, hingga disajikan. “Kalau itu dijaga semua, insya Allah tidak ada masalah,” ujarnya.

Sertifikasi untuk Dapur dan Pemasok Bahan Baku

Gubernur Mirza meminta agar seluruh dapur MBG memiliki sertifikasi, termasuk dalam proses memasak. “Di dapur ini sudah bersertifikasi chef, tapi saya tidak tahu apakah semua sudah bersertifikat. Tolong dari BPOM pastikan semuanya tersertifikasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza mengingatkan para pemasok bahan baku agar tidak hanya mengejar jumlah pesanan tanpa memikirkan kualitas. “Supplier jangan hanya berpikir soal banyaknya rezeki yang masuk. Kualitas nomor satu. Kalau sudah bermasalah, ke depan pasti tidak akan dipakai lagi,” ujarnya.

Jangkauan Program MBG di Lampung

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa program MBG di Lampung telah menjangkau 1,2 juta penerima manfaat per hari, atau sekitar 65 persen dari target nasional. “Itu artinya 1,2 juta porsi setiap hari, atau 3,6 juta porsi setiap bulan. Target kita 2,2 juta per hari,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengawasan, ia menegaskan bahwa dapur SPPG yang terbukti melanggar aturan akan diberhentikan sementara. “Bagi dapur yang tidak sesuai ketentuan akan diberhentikan minimal 14 hari sambil menunggu hasil laporan BPOM. Setelah itu, baru kita tindaklanjuti sesuai temuan,” pungkasnya.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »