Gubernur Mirza Pantau MBG di SMPN 2 Bandar Lampung, Pastikan Menu Aman dan Bergizi

·

·



Lampung Geh, Bandar Lampung –

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Bandar Lampung. Sebelumnya, ia juga mengunjungi dapur MBG Musi Raya di Rajabasa, pada Kamis (2/10).

Kunjungan dimulai dengan salat zuhur berjamaah bersama guru dan siswa. Setelah itu, Gubernur Mirza berdialog dengan murid kelas X yang sudah menerima menu MBG. Ia bertanya tentang rasa makanan hingga menu favorit yang disukai para siswa.

“Tidak usah takut, karena semua menu MBG sudah melalui proses pemeriksaan dan disetujui ahli gizi. Jadi insya Allah aman untuk dikonsumsi,” ujar Mirza.



Para siswa tampak antusias menyebutkan menu favorit mereka, mulai dari nasi kuning, nasi uduk, olahan ayam, hingga spageti dan burger. Salah satu siswa, Celo, mengaku paling menyukai menu spageti.

“Senang dapat MBG, dimakan terus habis, enak. Biasanya menunya telur, tempe, ayam,” katanya.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk perhatian pemerintah agar siswa memperoleh asupan gizi yang sehat, aman, dan sesuai standar.

Ia meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta seluruh pihak terkait untuk disiplin dalam menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) dalam setiap tahap penyediaan MBG.

“Ada tiga filter, pertama bahan baku dicek ketika masuk, kemudian saat disimpan, dan dicek lagi sebelum dimasak. Jadi ada beberapa kali pengecekan. Kalau itu dijaga semua, insya Allah aman,” jelasnya.

Gubernur Mirza juga meminta dukungan seluruh elemen, mulai dari bupati, wali kota, camat, hingga RT, untuk turut mengawasi jalannya program MBG di daerah masing-masing.

“Kami juga meminta kepada seluruh bupati, wali kota, RT, camat, semuanya untuk sama-sama mengawasi dan mengingatkan teman-teman yang bekerja di dapur dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Mirza menyebutkan bahwa saat ini program MBG di Lampung telah menjangkau 1,2 juta penerima manfaat per hari, atau sekitar 65 persen dari target nasional.

“Itu artinya 1,2 juta porsi setiap hari, atau 3,6 juta porsi setiap bulan. Target kita 2,2 juta per hari,” ujarnya.

Mirza menekankan pentingnya kualitas bahan baku dan penyimpanan yang benar.

“Bahan yang masuk harus berkualitas, tidak berair, tidak berubah warna, dan tidak berbau. Kalau penyimpanan dan pengecekan dilakukan sesuai prosedur, insya Allah aman,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa bahan baku harus melalui setidaknya tujuh tahap pengecekan, mulai dari masuk penyimpanan, keluar penyimpanan, dipotong, disiapkan, dimasak, hingga disajikan.

“Kalau itu dijaga semua, insya Allah tidak ada masalah,” ujarnya.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »