Fenomena Baru Pedagang Kopi Keliling di Kota Bengkulu
Di tengah perkembangan kota yang semakin dinamis, muncul sebuah fenomena baru dalam dunia usaha kuliner, khususnya di Kota Bengkulu. Pedagang kopi keliling kini mulai menarik perhatian masyarakat dengan inovasi yang menarik dan ramah lingkungan.
Salah satu contohnya adalah Al, seorang pedagang kopi yang telah menjalani bisnis ini selama setahun. Ia menggunakan kendaraan berupa sepeda listrik sebagai sarana berjualan. Hal ini tidak hanya memberikan kesan modern, tetapi juga menjadi solusi untuk mengurangi dampak lingkungan akibat emisi kendaraan bermotor konvensional.
\”Alhamdulillah, dagangan saya selalu ramai terutama saat hari-hari sekolah. Pada akhir pekan agak sedikit menurun, tapi tetap ada pembeli,\” ujar Al, Kamis (2/10/2025).
Berbagai Varian Rasa Kopi yang Tersedia
Kopi yang dijual oleh Al memiliki beberapa varian rasa yang menarik minat konsumen. Berikut adalah daftar rasa yang tersedia:
- Latte: Perpaduan antara espresso dan susu segar yang creamy. Harganya berkisar antara Rp 8 hingga Rp 13 ribu.
- Bonbon: Rasa creami yang dipadukan dengan creamer premium. Harganya mulai dari Rp 10 hingga Rp 15 ribu.
- Coffee Aren: Kombinasi antara kopi susu creami dengan gula aren premium. Harga mulai dari Rp 13 hingga Rp 18 ribu.
- Heloo Choco: Rasa susu creami yang dicampur dengan cokelat premium. Harganya mulai dari Rp 10 hingga Rp 15 ribu.
- Caramel Latte: Perpaduan manisnya karamel dengan espresso dan susu segar yang creamy. Harganya berkisar antara Rp 15 hingga Rp 20 ribu per gelas.
Menurut Al, varian kopi yang paling diminati adalah Coffee Aren dan Bonbon. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa varian non-kopi seperti Macha sedang tren di kalangan konsumen.
Pengalaman Pembeli
Seorang pembeli setia, Reni, mengatakan bahwa harga kopi yang ditawarkan cukup terjangkau, mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 20 ribu per gelas. Menurutnya, rasa kopi yang disajikan sangat enak dan tidak kalah dengan kopi yang dijual di kafe.
\”Sering beli kopi ini, enak pas rasanya. Murah, rasanya kayak beli di cafe,\” ucap Reni.
Keuntungan Menggunakan Sepeda Listrik
Penggunaan sepeda listrik sebagai alat berjualan memberikan beberapa keuntungan. Pertama, sepeda listrik lebih praktis karena mudah dikendarai dan tidak memerlukan bahan bakar. Kedua, penggunaan sepeda listrik juga lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi karbon.
Selain itu, konsep ini juga menarik perhatian masyarakat yang peduli akan lingkungan dan ingin mendukung usaha kecil-kecilan. Dengan demikian, Al tidak hanya menjual kopi, tetapi juga memberikan contoh bagaimana bisnis bisa berjalan secara berkelanjutan.
Masa Depan Bisnis Kopi Keliling
Dengan peningkatan permintaan dan dukungan dari masyarakat, Al optimis bahwa bisnisnya akan terus berkembang. Ia berharap dapat memperluas jangkauan dagangannya dan menambah varian rasa kopi yang tersedia.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.