Dinas Kesehatan Garut Wajibkan Pelatihan Keamanan Pangan bagi SPPG Program MBG

·

·

Pelatihan Keamanan Pangan untuk Dapur Makan Bergizi Gratis di Garut

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut telah memulai serangkaian pelatihan keamanan pangan bagi para pengelola dan penjamah makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini berjalan di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Garut, Tri Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilakukan sebagai instruksi langsung dari Bupati Garut. Setiap dapur SPPG diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai standar penyelenggaraan makanan yang aman dan sehat.

“Kita fokus memberikan pelatihan kepada para pengelola dapur. Bagi dapur yang sudah beroperasi, biasanya kita jadwalkan pelatihannya pada hari Sabtu,” ujar Tri Cahyo saat menghadiri kegiatan pelatihan, Rabu (1/10/2025).

Menurut Tri Cahyo, sesuai dengan keputusan Badan Gizi Nasional, setiap SPPG harus memiliki SLHS. Namun sebelum sertifikat itu diterbitkan, minimal 50 persen tenaga kerja di dapur SPPG wajib mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji. Aturan ini menjadi syarat mutlak sebelum dapur bisa dinyatakan layak.

Pelaksanaan Pelatihan di Berbagai Kecamatan

Pelatihan tidak hanya terpusat di kantor Dinkes Garut, tetapi juga menyebar ke berbagai kecamatan. Saat ini, pelatihan sedang berlangsung di Kadungora untuk empat dapur, kemudian dilanjutkan ke Pameungpeuk untuk tiga dapur, serta Malangbong untuk empat dapur.

“Respons dari lapangan cukup tinggi. Beberapa kecamatan seperti Garut Kota dan Cisurupan sudah menghubungi kami untuk meminta jadwal pelatihan,” tambahnya.

Hingga awal Oktober, Dinkes Garut mencatat sudah ada 15 SPPG yang mengikuti pelatihan keamanan pangan dari total 214 SPPG yang beroperasi sejak September lalu. Proses ini akan terus berlanjut hingga seluruh SPPG memenuhi persyaratan.

Komitmen Bupati Garut

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran agar seluruh pegawai SPPG wajib mengikuti pelatihan. Tujuannya adalah agar program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjamin makanan yang disajikan aman dan higienis.

“Dari 214 SPPG yang ada, baru 15 yang sudah mengikuti pelatihan. Ke depan, semuanya wajib dilatih agar kualitas program MBG benar-benar terjaga,” kata Bupati.

Harapan Pemkab Garut

Dengan adanya pelatihan ini, Pemkab Garut berharap standar keamanan pangan di seluruh dapur MBG dapat tercapai. Selain memberikan asupan gizi seimbang bagi masyarakat, pemerintah juga memastikan bahwa setiap hidangan yang disajikan aman, bersih, dan layak konsumsi.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

  • Pelatihan keamanan pangan dilakukan secara bertahap.
  • Pelatihan tidak hanya terpusat di kantor Dinkes, tetapi juga di berbagai kecamatan.
  • Setiap dapur SPPG diwajibkan memiliki SLHS.
  • Minimal 50 persen tenaga kerja di dapur SPPG wajib mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji.
  • Respons dari masyarakat dan kecamatan sangat positif.
  • Pemkab Garut berkomitmen untuk melatih seluruh SPPG hingga memenuhi persyaratan.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »