Kepala SPPG Pamekasan Jelaskan Menu MBG, Orang Tua Tak Perlu Khawatir

·

·

Proses Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Kabupaten Pamekasan, Madura menerapkan prosedur yang sangat ketat dalam pengelolaan dapur dan seluruh proses produksi makanan. Dapur yang berlokasi di area Markas Kodim 0826 Pamekasan ini memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sehingga memastikan bahwa semua makanan yang disajikan aman dan bersih.

Dalam proses produksi makanan bergizi gratis (MBG), SPPG Khusus Pamekasan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat. SOP ini mencakup pemeriksaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi makanan ke sejumlah sekolah. Tujuannya adalah untuk menghindari indikasi keracunan atau adanya makanan berbelatung sebelum diberikan kepada siswa.

Kepala SPPG Khusus Kabupaten Pamekasan, Nurul Hidayat, menjelaskan bahwa penerimaan bahan baku dilakukan dengan pemeriksaan yang sangat ketat. Bahan baku yang datang dari pemasok (supplier) harus layak konsumsi sebelum digunakan. Selain itu, pengolahan bahan baku juga ditinjau oleh ahli gizi, yang wajib mengikuti standar operasional (SOP) mulai dari proses memasak yang tidak boleh terlalu larut malam.

Setiap hari, SPPG Khusus di Pamekasan memasak semua bahan baku menu MBG mulai pukul 02.00 WIB dini hari. Sebelum diolah di dapur, semua bahan baku yang dibeli oleh SPPG Khusus terlebih dahulu dicek oleh dua petugas khusus, yaitu asisten lapangan dan bagian akuntan. Setelah itu, bahan baku tersebut diperiksa langsung oleh ahli gizi untuk memastikan layak konsumsi atau tidak.

Distribusi Menu MBG ke Sekolah

Menu MBG yang sudah dimasak didistribusikan ke sejumlah sekolah mulai pukul 07.30 WIB untuk porsi TK dan SD. Sedangkan porsi SMP dan SMA didistribusikan mulai pukul 10.00 WIB. SPPG Khusus Pamekasan terdata mengirim menu MBG ke 13 sekolah dengan total porsi sebanyak 3485 per hari.

Ribuan menu MBG itu dimasak oleh 10 koki dapur yang telah memiliki sertifikat penjamah makanan. Setiap koki memiliki tugas masing-masing, mulai dari memasak nasi, lauk, sayur, hingga pengemasan ke dalam ompreng. Selain itu, semua petugas dapur wajib memakai alat pelindung diri (APD) lengkap saat bekerja.

Pengawasan dan Kebersihan Dapur

Untuk menjaga higienitas makanan, bagian pembersih di SPPG Khusus Pamekasan bertugas memastikan kondisi dapur tetap bersih. Setiap celah yang rentan lalat dan serangga masuk harus memiliki insect killer untuk perangkap lalat atau serangga agar tidak masuk dan menyentuh menu MBG.

Selain itu, saat pendistribusian menu MBG ke setiap sekolah, juga dicek oleh ahli gizi bersama asisten lapangan. Tujuannya agar menu MBG yang sudah siap disajikan ke siswa tetap higienis. Asisten lapangan juga bertanggung jawab untuk mengantar menu MBG ke sejumlah sekolah penerima bantuan.

Mobil box pengangkut menu MBG dibersihkan setiap hari dan rutin dicek khawatir ada semut dan serangga. Selama pendistribusi bahan baku, SPPG Khusus di Pamekasan bekerjasama dengan Koperasi Kartika Abadi Kodim 0826 Pamekasan. Koperasi ini juga bekerjasama dengan UMKM pedagang lokal Pamekasan.

Pemeriksaan Lingkungan dan Limbah

Di sisi lain, untuk memastikan higienitas kondisi dapur SPPG Khusus ini, Dinas Kesehatan Pamekasan rutin melakukan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) dalam sebulan sekali. IKL ini dicek mulai dari kelayakan dapur, kebersihan tempat cuci tangan, serta penerapan SOP karyawan SPPG Khusus sebelum dan saat masuk ke dalam dapur yang diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu.

Pembuangan limbah di dapur SPPG Khusus Pamekasan juga dicek rutin oleh Dinas Kesehatan Pamekasan. Dapur SPPG memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah dan sumur resapan untuk penampungan lemak. Sehingga limbah dari sisa bahan baku itu tidak akan menimbulkan bau dan harus menjaga limbah itu supaya tidak bau ke masyarakat.

Kualitas Bahan Baku dan Kesegaran

Bahan baku yang digunakan oleh SPPG Khusus Pamekasan juga dipastikan segar dan higienis. Bahan bakunya ada yang beli di Pasar Kolpajung Pamekasan dan pasar lainnya sebagai bentuk dukungan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat. Selama program MBG di Pamekasan berjalan, tidak ada kesulitan apa pun dalam menjaga higienitas menu MBG.

Atas upaya ini, Nurul Hidayat mengimbau para wali murid tidak perlu khawatir anaknya keracunan MBG, karena higienitas menu MBG dijaga ketat oleh ahli gizi. Setiap bahan baku yang dibeli, sudah melalui kualitas kontrol dan pengecekan yang ketat. Dari masa kedaluwarsa produk itu dicek sampai kapan. Terus setiap hari ahli gizi mencatat masa kedaluwarsa dan stok bahan baku yang akan diolah, bahan baku yang tidak layak diolah itu tidak dipakai.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »