Wisata Kuliner dan Tren Kunjungan Wisatawan di Kendari
Kota Kendari menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Selain memiliki keindahan alam yang memukau, daya tarik utama kota ini adalah beragamnya kuliner yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Masyarakat dari berbagai daerah sering datang hanya untuk mencoba hidangan khas atau sekadar menikmati suasana pantai yang menenangkan.
Provinsi Sultra terdiri dari 15 kabupaten, yaitu Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Wakatobi, dan Bombana. Selain itu, ada dua kota, yaitu Kota Kendari dan Baubau. Dari semua wilayah tersebut, Kendari tercatat sebagai tempat yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra, Belli Harli Tombili, alasan utama orang datang ke Kendari adalah wisata kuliner. Berbagai jenis makanan seperti ikan bakar di pinggir pantai atau masakan khas lokal yang disajikan di pusat perbelanjaan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Kalau kita lihat trennya, memang alasan utama orang datang ke Kendari adalah kuliner. Itu yang membuat Kendari paling ramai dikunjungi dibandingkan daerah lain,” ujar Belli Harli Tombili pada Kamis (2/10/2025).
Meski demikian, data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2025 menunjukkan adanya penurunan jumlah kunjungan wisatawan di Sultra. Tren penurunan ini berkisar antara 5 hingga 10 persen. Menurut Belli, hal ini terjadi karena kondisi ekonomi yang masih belum stabil. Banyak masyarakat lebih memprioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan pokok daripada berwisata.
“Kalau ada uang lebih, barulah mereka alokasikan untuk berwisata,” tambahnya.
Namun, Belli juga menjelaskan bahwa data BPS hanya mencatat pergerakan wisatawan antar kabupaten. Artinya, warga yang bepergian keluar daerah akan terhitung sebagai wisatawan, tetapi perjalanan wisata dalam satu kabupaten tidak masuk dalam data. Contohnya, warga Konawe yang berlibur ke Pantai Toronipa di Konawe tidak terdeteksi dalam data. Namun, jika orang Konawe datang ke Kendari, baru tercatat.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Wisata di Sultra
Beberapa faktor memengaruhi perkembangan pariwisata di Sultra, termasuk:
- Daya Tarik Wisata Kuliner: Beragam hidangan lokal dan makanan laut menjadi salah satu alasan utama pengunjung datang ke Kendari.
- Kondisi Ekonomi: Penurunan kunjungan wisatawan terkait dengan stabilitas ekonomi masyarakat yang lebih fokus pada kebutuhan pokok.
- Perbedaan Data: Pengukuran kunjungan wisatawan hanya mencakup pergerakan antar kabupaten, sehingga perjalanan dalam satu kabupaten tidak tercatat.
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, pihak terkait terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata. Salah satunya adalah dengan mempromosikan potensi wisata yang ada, baik dari segi alam maupun budaya.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.