Bandara Bizam Jadi Pintu Masuk Logistik MotoGP 2025
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pintu masuk utama logistik ajang balap dunia MotoGP. Kedatangan ratusan ton perlengkapan tim MotoGP melalui jalur udara dari Jepang menjadi bukti bahwa Lombok siap menyelenggarakan even internasional ini.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, dan sebelumnya, para tim MotoGP telah mengirimkan logistik mereka melalui penerbangan khusus. Pengiriman dilakukan langsung dari Narita International Airport (NRT) menggunakan pesawat kargo Qatar Airways Boeing 777 Freighter.
Proses kedatangan logistik berlangsung dalam jadwal yang sangat padat karena MotoGP 2025 akan menggelar balapan back to back antara Grand Prix Jepang dan Grand Prix Indonesia. Hal ini memerlukan koordinasi yang baik agar semua perlengkapan tiba tepat waktu dan dalam kondisi baik.
Kedatangan logistik terjadi pada tanggal 29–30 September 2025 dengan total lima penerbangan. Setiap pesawat membawa puluhan ton perlengkapan vital, mulai dari motor, suku cadang, hingga perlengkapan paddock. Jika dijumlahkan, total tonase logistik mencapai lebih dari 390 ton.
Jumlah tersebut mencakup sepeda motor kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3, ratusan boks suku cadang, perangkat elektronik, perlengkapan paddock, hingga perlengkapan media dan siaran langsung. Seluruh kargo yang tiba di Bizam langsung ditangani oleh petugas ground handling untuk penurunan, pengecekan dokumen, hingga penataan sebelum dikirim ke Mandalika.
Operasional pengiriman logistik melibatkan koordinasi yang baik antara Angkasa Pura I, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, serta otoritas keamanan bandara. Seluruh kargo kemudian diangkut menggunakan truk khusus dan disegel Bea Cukai sebelum diberangkatkan ke Mandalika International Circuit.
Penyegelan baru dibuka kembali di paddock untuk pemeriksaan akhir bersama pihak penyelenggara. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan pentingnya peran Bizam dalam kelancaran MotoGP di Indonesia.
“Logistik adalah nadi dari event sebesar MotoGP. Semua motor, peralatan, dan perlengkapan tim harus tiba tepat waktu, aman, dan siap digunakan,” ujar Priandhi dalam keterangan resmi.
“Tahun ini tantangannya lebih besar karena jadwal back to back race dari Jepang ke Mandalika sangat mepet. Berkat koordinasi seluruh stakeholder, proses berjalan lancar dan kami optimistis kebutuhan tim terpenuhi sesuai jadwal,” tambahnya.
Kedatangan logistik dalam jumlah besar ini sekaligus membuktikan kesiapan Lombok dan Mandalika sebagai tuan rumah ajang balap dunia. Dengan Bizam berperan sebagai gerbang internasional yang terintegrasi dalam sistem operasional MotoGP global, Lombok siap menyambut seluruh peserta dan penggemar MotoGP.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.