Masa Depan Bisnis Mobil Bekas di Era Digital: Konsumen Senang, Pengusaha Tenang

·

·

Bisnis Mobil Bekas di Pekanbaru Berkembang Pesat

Di Jalan S.M Amin, Pekanbaru, terdapat sebuah showroom mobil bekas bernama Vijay Mobilindo. Pada hari Selasa (30/9/2025), terdapat 10 unit mobil yang terparkir rapi di sana. Kilau cat bodi pada setiap mobil tampak mulus tanpa goresan, membuatnya hampir tidak berbeda dengan mobil baru.

Viky Harahap, pemilik showroom tersebut, mengaku merintis usaha ini sejak tahun 2021. Bisnis jual beli mobil bukanlah hal asing baginya. Sejak tahun 2010, ia telah menimba pengalaman di berbagai diler mobil ternama di Pekanbaru, sehingga memahami betul seluk-beluk bisnis ini.

“Keyakinan saya untuk terjun ke bisnis mobil bekas semakin mantap setelah benar-benar memahami proses trade in. Saat masih menjual mobil baru, saya mulai terbiasa menghubungkan konsumen yang ingin menjual mobil lama untuk membeli mobil baru,” katanya.

Keyakinannya semakin kuat ketika melihat menjamurnya showroom mobil bekas di Pekanbaru. Ia menilai, tingginya antusiasme masyarakat Kota Bertuah terhadap kepemilikan mobil bekas menjadi sinyal bahwa pasar ini memiliki prospek yang menjanjikan.

Menurut data dari rentechdigital.com, situs AI yang mengekstrak situs web relevan, terdapat 230 dealer mobil bekas di Pekanbaru hingga 5 Mei 2025. Angka itu meningkat sebesar 5,02 persen dibandingkan tahun 2023. Fenomena ini juga didukung data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang mencatat rata-rata penjualan mobil bekas mencapai 1,8 juta unit dalam setahun. Sementara, mobil baru hanya terjual 865.723 unit pada 2024, turun 14 persen dibanding tahun sebelumnya.

Strategi Pemasaran yang Efektif

Untuk pemasaran, Viky memanfaatkan media sosial seperti marketplace Facebook dan siaran langsung di TikTok. Hasilnya cukup bagus, karena banyak konsumen yang berinteraksi melalui platform tersebut. Sementara untuk komunikasi lebih lanjut, seperti pesan di WhatsApp dan panggilan telepon, setiap harinya Viky bisa melayani 30 hingga 40 percakapan dari calon konsumen.

Umumnya, pertanyaan menyangkut kondisi detail mobil; mulai dari kondisi mesin, riwayat pemakaian, pembelian apakah bisa melalui tunai atau kredit hingga kelengkapan surat-surat.

Terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan konsumen mobil bekas, Viky menilai teknologi ini cukup menarik jika benar-benar mampu membantu menjelaskan kebutuhan konsumen secara rinci. Menurutnya, kehadiran AI bisa menjadi terobosan untuk mempercepat proses komunikasi sekaligus memberikan pengalaman yang lebih personal bagi calon pembeli.

“Setiap postingan di media sosial sebenarnya sudah kami lengkapi dengan berbagai detail. Namun, kebanyakan konsumen tetap ingin penjelasan yang lebih rinci, bahkan sering kali mengulang pertanyaan yang sama. Sementara itu, AI yang saya ketahui sejauh ini masih cenderung memberikan jawaban umum, belum sampai pada detail yang benar-benar dibutuhkan konsumen,” tutur dia.

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan calon konsumen adalah terkait detail pembelian secara kredit, mulai dari besaran uang muka hingga perhitungan cicilan per bulan.

“Kalau saja AI bisa membantu menjelaskan hal-hal seperti itu secara jelas dan cepat, tentu pekerjaan kami akan jauh lebih mudah,” ujarnya singkat.

Pengembangan Teknologi AI oleh Telkomsel

Pada Agustus 2025 lalu, Telkomsel meluncurkan SAVIA, Smart AI Voice Interactive Assistant. Savia merupakan layanan AI yang menggabungkan teknologi Automatic Speech Recognition (ASR), Natural Language Understanding (NLU), dan Text-to-Speech (TTS).

\”SAVIA menciptakan pengalaman percakapan yang menyerupai interaksi manusia yang mampu memahami maksud, konteks, dan emosi dari pelanggan, lalu memberikan respons yang relevan dan natural secara real-time,\” ujar GM Enterprise Services Management, Debora Sofiana.

Dengan kemampuan ini, SAVIA dapat menangani ribuan panggilan secara simultan, mengoptimalkan proses komunikasi bisnis, dan meringankan beban kerja tim layanan pelanggan. Keunggulan lainnya ialah SAVIA dirancang dengan open API yang memungkinkan integrasi mulus dengan sistem call center, CRM, dan layanan pelanggan perusahaan.

Dengan demikian, SAVIA dapat membantu meningkatkan efisiensi bisnis semua dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan hemat biaya.

Peluang dan Solusi untuk Perusahaan

Terkait pengguna yang sudah menggunakan SAVIA, Debora mengatakan beberapa perusahaan yang berpotensi sudah mulai teridentifikasi dari beragam industri seperti perbankan, logistik, transportasi, dan ritel. \”Bagi calon pengguna, Telkomsel menyediakan opsi untuk menjadwalkan sesi konsultasi terkait solusi SAVIA melalui portal Telkomsel Enterprise. Dengan mengisi form yang tersedia, calon pengguna dapat berdiskusi langsung dengan tim ahli untuk memahami bagaimana teknologi ini dapat mendukung kebutuhan bisnis mereka,\” paparnya.

Sementara terkait skema penawaran, ia mengatakan layanan SAVIA bersifat customizable dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Seperti volume panggilan, kompleksitas persona, dan integrasi sistem. “Telkomsel menyediakan layanan konsultasi untuk membantu perusahaan merancang solusi SAVIA yang paling sesuai. Informasi detail mengenai harga dapat diperoleh dengan menghubungi tim Telkomsel Enterprise melalui laman resmi yang tersedia pada website tsel.id/savia,” tuntas dia.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: VIP2026 Setiap transaksi di askai.my.id.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID

Baca Komik Manga (Askai Manga) di MANGA.AINIME.ID


 

Translate »