JAKARTA, ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah
Peran Penting Ban pada Kendaraan
Ban mobil memiliki peran yang sangat penting dalam keselamatan dan kenyamanan berkendara. Selain menjadi penopang utama beban kendaraan, ban juga merupakan komponen yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Kondisi ban yang baik akan memengaruhi kestabilan dan kenyamanan saat berkendara.
Pemilik mobil perlu rutin memeriksa kondisi ban agar dapat menghindari risiko kecelakaan akibat kerusakan ban. Dalam pemeriksaan tersebut, selain tekanan udara, tingkat keausan dan ketebalan ban juga harus diperhatikan.
Memantau Kondisi Ban dengan Tread Wear Indicator (TWI)
Menurut Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal, kondisi ketebalan ban dapat dipantau melalui Tread Wear Indicator (TWI). TWI adalah indikator yang terdapat pada ban dan menunjukkan tingkat keausan ban.
“Pastikan sisa tinggi tapak ban masih mumpuni, yaitu di atas tanda Tread Wear Indicator (TWI). Untuk mobil penumpang, TWI harus berada di 1,6 mm dari dasar,” ujar Zulpata.
TWI tidak hanya menjadi acuan tingkat keausan ban, tetapi juga menjadi indikator kapan pemilik mobil perlu melakukan penggantian ban. Bentuknya berupa lapisan karet setinggi 1,6 mm di setiap groove ban.
Cara Mengenali Tread Wear Indicator (TWI)
Tanda TWI dapat dikenali dari segitiga kecil pada dinding ban yang menunjukkan letak indikator tersebut di bagian telapak. Jika lapisan TWI pada telapak ban sudah terlihat, berarti ban sudah tidak direkomendasikan lagi untuk dipakai di permukaan basah.
Namun, ban tersebut masih bisa digunakan di jalan kering. Hal ini dilakukan untuk menghindari aquaplaning di musim hujan karena hilangnya daya cengkeram. Aquaplaning terjadi ketika ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat air yang terlalu banyak.
Tips Merawat Ban Mobil
Untuk menjaga kondisi ban mobil tetap optimal, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
- Periksa tekanan udara secara rutin – Tekanan udara yang tidak sesuai dapat menyebabkan keausan yang tidak merata dan meningkatkan risiko pecah ban.
- Lakukan pemeriksaan visual – Periksa apakah ada retak, lubang, atau benda asing yang tertancap di permukaan ban.
- Cek tingkat keausan ban – Pastikan TWI masih berada di atas 1,6 mm untuk mobil penumpang.
- Hindari kecepatan tinggi di jalan basah – Saat hujan, kecepatan tinggi dapat meningkatkan risiko aquaplaning.
Dengan merawat ban secara baik, pemilik mobil dapat memperpanjang usia pakai ban dan meningkatkan keselamatan berkendara. Pemantauan rutin dan perawatan yang tepat sangat penting untuk menjaga performa kendaraan.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.