Persaingan Sengit di MotoGP Mandalika 2025
Pertarungan sengit diperkirakan akan terjadi dalam ajang MotoGP Mandalika 2025. Pengamat otomotif Hendri Wibowo menyatakan bahwa balapan di sirkuit kawasan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memiliki daya tarik tersendiri bagi publik Indonesia. Menurutnya, persaingan dalam ajang ini tetap menarik, khususnya bagi pembalap ternama seperti Marc Márquez.
Menurut Hendri, Márquez belum pernah meraih kemenangan di Mandalika sejak sirkuit ini masuk ke dalam kalender MotoGP pada 2022. Meskipun ia telah sukses memenangkan GP Jepang musim ini, Mandalika tetap menjadi sirkuit yang belum berhasil ia taklukkan. Hal ini membuat balapan di Mandalika menjadi spesial bagi Márquez.
Selama konferensi pers bersama Presiden Prabowo, Márquez menyebut Mandalika sebagai balapan spesial. Ia berharap bisa memberikan tontonan menarik bagi publik Indonesia. Hendri juga menilai bahwa balapan Mandalika semakin seru meski Márquez telah mengunci gelar juara dunia. Sang pembalap masih memiliki ambisi untuk meraih kemenangan perdana di Mandalika.
Selain itu, persaingan memperebutkan posisi runner-up juga menjadi daya tarik tersendiri. Para pembalap berusaha keras untuk mengamankan klasemen akhir musim dengan lima seri tersisa. Menurut Hendri, posisi pertama sudah menjadi milik Márquez, dan saat ini para pembalap fokus merebut predikat runner-up di musim ini.
Tekanan pada Álex Márquez
Sementara itu, Hendri memperkirakan bahwa Álex Márquez menghadapi tekanan menjelang balapan Mandalika. Hal ini dikarenakan Francesco Bagnaia tampil gemilang di GP Jepang dengan sapu bersih kemenangan. Kemenangan tersebut membuat Bagnaia datang ke Mandalika dengan kepercayaan diri tinggi. Kondisi ini menambah panas persaingan antar pembalap di Mandalika.
Persiapan Lintasan Sirkuit Mandalika
Di sisi lain, MGPA (Mandalika Grand Prix Association) memastikan bahwa lintasan aspal Sirkuit Mandalika siap digunakan. Ajang balap MotoGP Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 di NTB. Direktur Utama MGPA Priandi Satria mengatakan bahwa tidak ada persoalan dengan lintasan sirkuit. Ia menegaskan bahwa perawatan aspal sudah sesuai standar FIM dan Dorna.
Penyempurnaan lintasan telah dilakukan mulai dari pengecatan, patching, hingga pembersihan. Priandi memastikan bahwa persiapan lintasan 100 persen rampung dan siap dipakai untuk balapan internasional.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.