Legenda MotoGP Valentino Rossi Menyesal Tidak Pernah Balapan di Sirkuit Mandalika
Valentino Rossi, legenda MotoGP yang telah meraih gelar juara dunia sebanyak tujuh kali, mengungkapkan rasa menyesalnya karena tidak pernah merasakan sensasi balapan di Sirkuit Mandalika. Sirkuit yang terletak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini resmi menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 2022. Sayangnya, Rossi pensiun setahun sebelumnya, yaitu pada 2021.
\”Saat MotoGP mulai digelar di Lombok itu justru tahun pertama saya pensiun. Jadi, itu menjadi kekecewaan besar bagi saya,\” ujar Rossi saat peluncuran livery khusus tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Rossi juga menceritakan pengalamannya berlaga di Indonesia sebelumnya. Ia hanya pernah dua kali tampil dalam balapan MotoGP di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, yaitu pada tahun 1996 dan 1997. Saat itu, ia membalap dengan motor 125cc.
\”Saya hanya pernah dua kali balapan di Indonesia, di Sentul tahun 1996 dan 1997, dengan motor 125cc,\” katanya.
Meski tidak pernah bertanding di Sirkuit Mandalika, Rossi tetap mengakui bahwa dukungan publik Indonesia sangat besar baginya sepanjang karier. Ia menyebut penonton di Indonesia telah melakukan banyak hal luar biasa untuknya sepanjang masa.
“Saya tahu penonton di Indonesia sudah melakukan banyak hal luar biasa untuk saya sepanjang karier,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Selain itu, Rossi juga mengenang masa kejayaannya bersama Yamaha. Meskipun tidak pernah berlaga di seri Indonesia, ia tetap menghargai kontribusi para penggemar dari negara ini.
Meski demikian, Rossi kini sebagai pemilik tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, merasa senang bisa membantu pengembangan bakat pembalap muda Indonesia. Tim ini bekerja sama dengan VR46 Racing Team untuk membuka program Pertamina Enduro VR46 Riders Academy, yang bertujuan mengembangkan talenta-talenta balap lokal.
\”Saya harus mengatakan bahwa kami sangat menikmati hal ini, karena para pembalap muda datang dengan semangat luar biasa dan pantang menyerah. Mungkin di masa mendatang, kami dapat membawa pembalap Indonesia ke MotoGP,\” ujar Vale.
Kerja sama antara Rossi dengan Pertamina juga mencakup pengembangan generasi pembalap Indonesia. Lima pembalap muda dari Indonesia telah diberikan kesempatan emas untuk ikut serta dalam Riders Summer Camp di Tavullia, Italia, pada Agustus 2025.
\”Banyak hal yang telah dilakukan bersama, salah satunya adalah Akademi kami di Italia, beberapa waktu lalu menerima para pembalap muda dari Indonesia untuk dapat melakukan training langsung disana bersama kami,\” tambah Rossi.
Program Pengembangan Pembalap Muda Indonesia
Program Pertamina Enduro VR46 Riders Academy memiliki visi untuk menciptakan jalur yang lebih baik bagi pembalap muda Indonesia. Dengan adanya akademi ini, para calon pembalap memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang di lingkungan profesional.
- Pembalap muda Indonesia diberikan pelatihan intensif.
- Pelatihan dilakukan di lokasi internasional seperti Tavullia, Italia.
- Tujuan utamanya adalah mempersiapkan pembalap Indonesia untuk kompetisi tingkat dunia.
Program ini juga memberikan peluang kepada pembalap muda untuk bergabung dengan tim profesional. Dengan bimbingan dari para ahli dan pengalaman nyata, mereka dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan untuk berkompetisi di ajang internasional.
Kesempatan Emas untuk Pembalap Muda
Riders Summer Camp yang diadakan di Tavullia, Italia, merupakan momen penting bagi para pembalap muda Indonesia. Mereka diberikan kesempatan untuk berlatih di sirkuit profesional dan belajar dari para pelatih berpengalaman.
- Para pembalap muda Indonesia mengikuti latihan intensif selama beberapa minggu.
- Mereka diajarkan teknik balap, strategi, dan manajemen diri.
- Latihan dilakukan di bawah bimbingan pelatih dan mantan pembalap top.
Dengan pengalaman ini, diharapkan para pembalap muda akan siap menghadapi tantangan di level yang lebih tinggi. Mereka juga memiliki peluang untuk berkarier di ajang balap internasional seperti MotoGP.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.